Followers

Tuesday, July 6, 2021

Pestisida yang dapat menanggulangi hama tanaman

 

Pestisida Yang Digunakan Untuk Membasmi Ulat Grayak Pada Tanaman Cabai


Ulat grayak (Spodoptera litura) merupakan salah satu fase serangga hama yang menyerang tanaman cabe atau yang jenis tanaman Solanacearum lainnya, banyak petani dibuat pusing dengan ulat yang satu ini, bagaimana tidak fase larva dari kupu-kupu cantik ini memakan daun rakus sekali, sehingga menyebabkan daun tidak maksimal berfotosintesis. 

Ulat ini jika menyerang tanaman cabe disepanjang areal pertanaman bisa membuat petani merugi, karena kurangnya produksi buah. 
Ulat Grayak Pada Tanaman Cabai
(Ulat Grayak Pada Tanaman Cabai)

Sebanyak 286 jenis pestisida yang kami kumpulkan dari berbagai sumber dan digunakan untuk membasmi ulat grayak ini, semoga dengan diterbitkannya artikel ini turut pula membantu kawan-kawan petani lainnya yang sedang bingung mengatasi serangan ulat grayak pada tanaman, dan tentunya kami berharap daftar pestisida untuk mengatasi ulat grayak pada tanaman, menjadi salah satu solusi petani, agar tanamannya menghasilkan produksi buah yang banyak. 

Daftar pestisida yang dituliskan disini adalah pestisida yang beredar di Indonesia, untuk kawan-kawan petani yang berada di luar Indonesia, silahkan simak bahan aktif kandungan pestisidanya, dan barangkali di luar Indonesia pestisida tersebut diproduksi dengan merek dagang berbeda. 

Berikut daftar pestisida yang bisa digunakan untuk mengatasi serangan ulat grayak pada tanaman. 

Daftar pestisida yang digunakan untuk membasmi hama ulat grayak pada areal pertanaman (budidaya) cabe.

Bahan AktifMerek Dagang
AbamektinAlfamex 18 EC, Asmec 36 EC, Bamex 18 EC, Devamec 18 EC, Diomec 18 EC, Habamec 18 EC, Matros 18 EC
Alfa-sipermetrinAlfatox 50 EC, Alphas 50 EC, Altac 15 EC, Amethyst 40 EC, Army 30 EC, Asterking 15 EC, Baldor 50 EC, Cyborg 15 EC, Fastac 100 SC, Jaguar 50 EC, Kenfas 100 EC, Legacy 15 EC, Patriot 50 EC, Sangkur 50 EC, Topaz 15 EC, Valiant 50 EC
AsefatAfate 75 SP, BM Promax 75 SP, Chepate 75 SP, Joker 75 SP, Lancer 75 SP, Manthene 75 SP, Megastar 75 SP, Orthene 75 SP, Ortran 75 SP, Pastifat 75 SP, Prathen 75 SP, Roteen 75 SP, Sepate 40 EC, Starthene 75 WG
Beta-siflutrinBuldok 25 EC, Cakram 25 EC, Goldtrin 50 EC, Liebas 50 EC, Lotsa 50 EC, Prado 25 EC, Raydock 28 EC, Sumo 50 EC
Beta SipermetrinChix 25 EC
DeltametrinAggressive 25 EC, Akomethrin 25 EC, Amonite 25 EC, Antarmet 25 EC, Basic 25 EC, Bectary 25 EC, Biocis 25 EC, BM Delta 28 EC, Clutch 25 EC, Dario 25 EC, Darmacis 50 EC, Decis 25 EC, Deltara 50 EC, Deroll 25 EC, Detrin 25 EC, Jablai 25 EC, Megadis 25 EC, Oscar 25 EC, Pilar delta 25 EC, Prima-fast 50 EC
DiazinonAgrostar 600 EC
DiflubenzuronDimilin 25 WP
DimetoatDecafen 400 EC, Destan 400 EC, Makrosan 400 EC, Pilarmax 400 EC, Santoat 400 EC
Emamektin BenzoatCrumble 10 EC, Decore 21 EC, Noclaim 19 EC
EsfenvaleratSumialpha 25 EC
EtionMition 500 EC
FenobukarbAmabas 500 EC, Benhur 500 EC, Dharmabas 500 EC, Emcindo 500 EC, Gobang 110 EC, Greta 500 EC, Ingrobassa 500 EC, Nonstop 400 EC, Pentacarb 500 EC, Sanet 7 SP, Sidabas 500 EC, Tamabas 500 EC, X-treme 500 EC
FenpropatrinAmicide 200 EC, Meothrin 50 EC
FenvalerateAkurat 200 EC, B-Son 200 EC, Fenticide 200 EC, Fentop 30 EC, Fenval 200 EC, Sanval: 200 EC, Zetval 200 EC
FipronilUno 50 SC
FlubendiamideGabbar 200 SC, Takumi 20 WG
HexaflumuronAster 50 EC
ImidaklopridAmida 200 SL, Bima 10 WP, BM Imida 200 SL, Imidastar 200 SL, Interprid 25 WP, Neptune 25 WP, Rudor 200 SL, Rudor 5 WP, Salvador 25 EC, Sanfidor 200 SL, Tygra 200 SL, Zychate 25 WP
Imidakloprid + Beta-siflutrinSolomon 300 OD
Imidakloprid + SipermetrinTotal 10/40 EC
IndoksakarbAmmate 150 SC
KarbarilSandovin 85 WP
KarbofuranDharmafur 3 GR, Kresnadan 3 GR, Truper 3 GR, Varitas 3 GR, Ventura 5 GR
KarbosulfanJagabaya 200 EC, Taurus 200 EC
Kartap HidrokloridaBarrier 20 SP, Barrier 5 GR, Kardan 50 SP, Padan 50 SP, Zidan 50 SP
KlorantraniliprolPrevathon 50 SC
Klorantraniliprol + Lambda-sihalotrinAmpligo 150 ZC
Klorantraniliprol + TiametoksamVirtako 300 SC
KlorfenapirRampas 200 EC, Sobatani 100 EC, Tampage 100 EC, Tumagon 100 EC
KlorfluazuronAtabron 50 EC, Ayuna 50 EC
KlorpirifosBeliung 200 EC, Boxer 200 EC, Clobber 200 EC, Ichiban 250 EC, Kaliandra 482 EC, Megafos 200 EC, Petroban 200 EC, Topban 400 EC, Tosbone 100 EC, Wilbo 200 EC
Klorpirifos + Alfa-sipermetrinTugard 160/10 EC
Klorpirifos + SipermetrinBM Cychlophos 500/50, Conserve 500/50 EC, Kabrux 160/10 EC
Lambda-sihalotrinAkhocytrin 50 EC, Bidak 25 EC, BM Lamda 50 EC, Brantas 25 EC, Buana 55 EC, Cash 25 EC, Cucak Rowo 25 EC, Gladiol 25 EC, Granat 25 EC, Hamador 25 EC, Hamasid 25 EC, Indodor 50 EC, Jidor 25 EC, Labrador 25 EC, Lampion 25 EC, Matador 25 EC, Megda 25 EC, Meteor 25 EC, Polydor 25 EC, Rodeo 25 EC, Rolidor 25 EC, Rudal 25 EC, Samador 25 EC, Santador 25 EC, Setor 40 EC, Sidador 30 EC, Taekwando 25 EC, Tamador 25 EC, Tamigon 25 EC, Trajet 25 EC, Trigon 25 EC
LufenuronMatch 50 EC
MalationRansell 570 EC
MetaflumizonAlverde 240 SC
MetomilAgrinate 40 SP, Lannate 40 SP, Metindo 25 WP, Metindo 40 WP, Milamex 40 SP, Tamilto 25 WP
Monosultap + FlubendiamideSpontanking 68 WP
NovaluronRimon 100 EC
PermetrinCentatin 200 EC, Digital 50 EC, Extratin 200 EC, Klensect 200 EC, Meriam 50 EC, Prego 20 EC, Primatin 50 Ec, Prince 123 EC, Shadow 50 EC, Volcano 200 EC
PhentoatDharmasan 600 EC, Fentosan 650 EC, Veto 650 EC
PhoksimCatleya 500 EC, Daitona 400 EC, Fokker 500 EC, Spodo 200 EC
ProfenofosAkron 500 SC, Biocron 500 EC, Callicron 500 EC, Camacron 500 EC, Curacron 500 EC, Curocrop 500 EC, Finsol 500 EC, Fortegold 500 EC, Kenselec 500 EC, Musuhama 500 EC, Rolicron 500 EC, Santacron 520 EC, Seledol 450 EC, Stacron 500 EC, Syncron 500 EC
PropoxurPoksindo 200 EC
ProtiofosCarolit 500 EC, Tokuthion 500 EC
SipermetrinArfo 30 EC, Astertrin 250 EC, Atro 30 EC, Bento 50 EC, Blasterin: 30 EC, Bravo 50 EC, Cedric 100 EC, Crowen 113 EC, Cycat 50 EC, Cypermax 100 EC, Cyplus 100 EC, Cyrux 50 EC, Domino 100 EC, Erkatrin 100 EC, Etbaf 200 EC, Famethrin 45 EC, Genius 100 EC, Hoky 30 EC, Jeel 50 EC, Knifo 30 EC, Kokan 100 EC, Megacyper 250 EC, Metal 30 EC, Metrin 30 EC, Miodan 25 WP, Miodan 50 EC, Molthrin 100 EC, Opera 100 EC, Pelle 50 EC, Predict 50 EC, Rajatrin 250 EC, Record 50 EC, Salvo 30 EC, Sancord 50 EC, Sangit 50 EC, Santrino 100 EC, Tanicord 50 EC, Tikam 50 EC, Vitathrin 50 EC, Vivo 30 EC
SpinoteramEndure 120 SC
SpinosadTracer 120 SC
TiodikarbRosco 75 WP, Trail 75 WP
TriazofosBiothion 200 EC, Detafos 200 EC, Maestro 200 EC, Mio 200 EC, Polythion 200 EC

Demikian daftar pestisida yang bisa digunakan untuk mengatasi atau membasmi hama ulat grayat pada tanaman, selamat mencoba, salam.

Monday, June 28, 2021

Download 3u Tools

3u Tolls


3uTools adalah software yang digunakan untuk melakukan jailbreak pada perangkat berbasis sistem IOS. Proses jailbreak ini dilakukan agar Anda bisa memiliki akses penuh terhadap perangkat IOS. Ini merupakan cara yang sama ketika melakukan root pada perangkat Android. 3uTools ini merupakan software unggulan karena bisa melakukan jailbreak pada perangkat IOS versi apa saja, mulai dari versi IOS yang lama hingga yang terbaru. Dengan menggunakan software ini Anda bisa mengelola file sesuai dengan keinginan Anda.

Berbagi file seperti musik, foto, video dan bahkan beberapa software pada perangkat bisa diatur dengan menggunakan software ini. Jika perangkat sudah di jailbreak maka Anda bisa menggunakan tema atau game apa saja meskipun bersifat ilegal. Anda bisa melakukan pengaturan secara bebas terhadap perangkat IOS. 3uTools juga menampilkan informasi mengenai informasi sistem IOS yang digunakan, kunci iCloud dan lain sebagainya.

Dengan melakukan jailbreak pada perangkat IOS maka Anda bisa mendapatkan berbagai fitur tambahan yang bisa digunakan untuk meningkatkan kemampuan perangkat agar lebih optimal. Anda bisa memodifikasi file audio ataupun melakukan pencadangan dan pemulihan dengan bebas. Penggunaan software ini dapat meningkatkan sistem operasi yang terdapat pada perangkat.

Kegunaan dan Fitur 3uTools

Download 3uTools Terbaru

Tampilan 3uTools Terbaru

Software 3uTools banyak digunakan karena memiliki berbagai fitur yang lengkap. Hal ini membuat kebanyakan pengguna sistem IOS menjadi lebih nyaman dan leluasa saat mengoperasikan perangkatnya. Bagi Anda yang belum mengetahui tentang fitur dan kegunaan software 3uTools, simaklah informasi di bawah ini.

Backup dan Restore

Dengan software ini Anda bisa melakukan backup dan restore dengan mudah. Anda  bisa mencadangkan secara otomatis dan bisa mengembalikannya sesuai dengan keinginan. Anda bisa mengembalikan seluruh data yang dibackup dengan cepat. Selain itu Anda juga bisa melakukan customize restore pada data yang diinginkan saja.

Pembaharuan Sistem

Software ini dilengkapi dengan fitur Easy Flash sehingga Anda bisa melakukan pembaruan secara manual. Seluruh firmware akan otomatis terdownload. Anda bisa memilih sendiri software mana yang akan di update. Hal ini memudahkan pengguna untuk menyesuaikan versi sistem yang digunakan agar sesuai dengan keinginan.

Mengelola Musik dengan Mudah

Dengan software ini Anda bisa melakukan pengelolaan file audio dengan lebih bebas. Anda bisa mengatur nada dering dengan menggunakan file sendiri dan bisa menambahkan koleksi musik yang terdapat pada perangkat IOS dengan mudah. Hal ini bisa dimanfaatkan agar Anda tidak perlu ribet lagi untuk mendownload musik secara berbayar.

Download 3uTools Terbaru

Dengan menggunakan software ini Anda bisa memindahkan file foto yang terdapat di perangkat ke komputer atau laptop dengan lebih leluasa.

Demikianlah penjelasan tentang software 3uTools. Software ini sangat mudah dioperasikan dan dapat digunakan dengan gratis. Dengan memahami fitur yang terdapat di dalamnya maka Anda bisa memanfaatkan software tersebut dengan lebih maksimal. Download 3uTools terbaru dan gratis melalui link dibawah ini:

https://drive.google.com/file/d/14hRd8lYw_r8KV-MM05u7yubEBCECmBRV/view?usp=drivesdk

Saturday, June 19, 2021

Tata Cara Menanam Vanili

 

Kamis, 26 Desember 2019

CARA MENANAM VANILI AGAR CEPAT BERBUAH

CARA MENANAM VANILI AGAR CEPAT BERBUAHGoogle.com

Vanili atau vanilla merupakan salah satu jenis tanaman penghasil bubuk vanili yang memiliki aroma harum dan manis, tanaman vanili memiliki nama latin Vanilia planifola dengan bentuk buah penghasil bubuk berbentuk menyerupai kacang polong. Tidak hanya vanilla, konon banyak orang yang menyebutnya dengan nama panili atau perneli.

Vanili dapat hidup di iklim tropis dengan curah hujan 1000-3000 mm/tahun, dan suhu udara optimal 20oC-25oC. Selain itu kelembaban udara sekitar 60%-80% dan ketinggian tempat 300-800 m dpl. Tanah sebagai media tanam dianjurkan yang gembur, lempung berpasir kerikil, mudah menyerap air, dan pH tanah + 5,7 – 7. Tanaman vanili membutuhkan tegakan sebagai tempat menjalar. Tegakan dapat dibuat dari bambu yang diikatkan pada pohon yang satu dengan pohon yang lain. Sistem perambatan penunjang tunggal, tanaman vanili dirambatkan lurus ke atas pada naungannya.Kandungan gizi pada vanili tergolong tinggi, diantaranya adalah serat, mineral, vitamin A, B, E.

Selain aromanya yang dapat digunakan sebagai peningkat selera makan, aroma pada vanili juga dijadikan sebagai obat penenang yang dicampurkan ke dalam essential oil (minyak aroma terapi). Selain itu, perlu diketahui terdapat fakta dari beberapa penelitian yang menyatakan bahwa dengan mengkonsumsi vanili secara rutin, maka anda dapat mengatasi dan menghindari depresi berat.

Dan karena vanili memiliki antioksidan tinggi, dengan mengkonsumsi vanili, anda dapat menghindari penyakit kanker, manfaat lainnya yaitu kandungan Vitamin E yang tinggi dapat membuat kulit anda menjadi lebih kencang dan awet muda. Banyak sekali manfaat dari tanaman vanili tentunya membuat banyak orang ingin membudidayakannya, bukan hanya sebagai tanaman konsumsi sendiri tapi bisa dimanfaatkan sebagai ladang bisnis yang menjanjikan.

Berikut adalah cara menanam vanili agar cepat berbuah.

  1. Lahan Tanam

Vanili merupakan salah satu jenis tumbuhan tropis, sehingga sangat cocok jika dibudidayakan di Indonesia yang mempunyai iklim tropis, oleh karena itu pula persiapan lahan tanam mudah dilakukan. Anda tidak perlu menyiapkan rumah kaca ataupun ruangan khusus, walau begitu ada hal yang perlu anda perhatikan dalam pemilihan serta persiapan lahan tanam : 

  • Tanaman vanili memerlukan suhu yang hangat untuk menjaga proses pertumbuhan, jadi anda perlu memilih lokasi lahan tanam dengan suhu antara 18 hingga 23o celcius.
  • Usahakan lahan ataupun tempat penanaman memiliki pencahayaan cukup namun tidak terlalu panas.
  • Pastikan apabila anda ingin menanam vanili di pekarangan rumah, perhatikan kelembaban serta tekstur tanahnya.
  • Tanah yang baik bagi pertumbuhan vanili adalah tanah yang agak lembab dengan tekstur yang gembur.
  • Sebelum menanam, apabila tanah lahan di pekarangan anda kurang gembur ataupun kering, lakukan penggemburan serta memupuk dan menyiramnya dengan sedikit air agar tekstur serta kelembabannya pas.
  • Untuk pemupukan, gunakanlah pupuk kandang ataupun kompos agar ramah lingkungan dan tidak mengubah tekstur tanah.
  • Jika tempat dirasa terlalu panas, anda bisa menanam beberapa jenis tumbuhan yang dapat tumbuh tinggi agar udara di sekitar jadi lebih sejuk. 
  1. Bibit Vanili

Bibit vanili sangat mudah didapatkan, agar lebih praktis anda bisa membeli bibit vanili berupa stek di toko tanaman ataupun koperasi tani. Namun apabila anda ingin menanamnya dari biji, maka pilihlah biji vanili yang sudah tua dan dijemur terlebih dahulu. 

Akan tetapi menggunakan biji vanili secara langsung selain susah, ini juga akan memakan waktu lebih lama. Maka anda sebaiknya memilih bibit vanili berupa stek. Berikut adalah langkah dalam memilih bibit vanili yang berkualitas : 

  • Perhatikan stek yang anda beli dan pastikan stek tidak cacat ataupun rusak sedikitpun.
  • Pastikan juga bahwa stek yang anda pilih adalah stek yang berkualitas serta layak tanam, dengan ciri bahwa stek vanili memiliki panjang sekitar 30 hingga 40 cm.
  • Selain membeli stek, anda juga bisa mendapatkan stek dari tanaman vanili langsung jika anda ataupun tetangga bahkan kerabat anda memiliki tanaman vanili.
  • Stek yang diambil dari pohonnya secara langsung haruslah batang yang tua dengan ukuran induk pohon yang sudah mencapai ketinggian kurang lebih sekitar 2 hingga 3 meter atau lebih.
  1. Persiapan Bibit Vanili

Proses persiapan bibit vanili untuk ditanam sangatlah mudah dan sederhana. Proses ini bertujuan agar bibit dapat tumbuh serta berkembang dengan baik dan subur nantinya serta agar pertumbuhan tanaman vanili tidak terhambat.

Berikut adalah langkah- langkah yang harus diperhatikan dalam mempersiapkan bibit vanili agar siap tanam :

  • Bersihkan bibit vanili yang anda dapatkan menggunakan lap ataupun tisu.
  • Siapkan wadah seperti baskom ataupun ember berisi air penuh.
  • Masukkanlah bibit vanili ke dalam wadah tersebut dan rendamlah bibit ke dalam air selama 10 hingga 15 menit.
  • Setelah waktu yang ditentukan, ambillah stek dari air dan kurangi air pada baskom ataupun ember.
  • Lap stek vanili menggunakan tisu atau kain hingga kering. Setelah kering, masukkan kembali stek namun anda hanya boleh memasukkan ujung steknya saja selama kurang lebih 5 hingga 7 hari.
  • Untuk mempercepat proses anda bisa memasukkan pupuk cair ke dalam air rendaman, campur hingga merata.
  • Untuk mengetahui berhasil atau tidaknya, anda dapat melihat hasilnya. Perhatikanlah bagian atas stek yang anda tendam, daun- daun tunas akan muncul dan mengarah ke bagian bawah stek yang anda rendam.
  1. Penanaman Vanili

Untuk menanam bibit vanili, anda perlu memperhatikan kembali keadaan lahan tanam anda apakah sudah benar- benar siap atau belum. Untuk menanam bibit vanili sendiri selain anda bisa menanamnya di pekarangan, anda juga bisa menanamnya dalam pot bila anda tidak memiliki lahan yang tepat.

Berikut adalah langkah menanam vanili pada pekarangan ataupun dalam pot :

  • Untuk menanamnya di pekarangan, tentunya dengan lahan yang sudah anda siapkan seperti langkah diatas, perhatikanlah terlebih dahulu kelembaban tanahnya.
  • Apabila tanah sudah mulai kering, maka anda perlu menyiramnya. Dan sebelum menanam bibit anda perlu memberikan pupuk tambahan pada tanah sambil menggemburkan tanah lagi.
  • Buat guludan dan saluran-saluran air pembuangan, agar tanaman tidak tergenang air saat musim hujan.
  • Setelah itu buatlah lubang tanam pada guludan, usahakan ukuran lubang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Tanamlah bibit vanili pada lubang dan timbun lubang dengan tanah serta padatkanlah sedikit agar bibit dapat berdiri kokoh.
  • Setelah itu tancapkanlah kayu ataupun tiang penyangga dekat dengan bibit stek dan ikatlah dengan tali rafia dan bila perlu bimbinglah cabang pada vanili dalam pertumbuhanya agar dapat tumbuh merambat secara horizontal.

Apabila tidak memiliki lahan, cara menanam berikutnya adalah menggunakan pot.

  • Langkah pertama adalah, siapkan pot berukuran agak besar karena tanaman vanili dapat mencapai tinggi lebih dari 4m.
  • Isilah pot dengan tanah yang dicampur pupuk kompos ataupun pupuk kandang dan sekam dengan perbandingan 2:1:1.
  • Lalu buatlah lubang tanam dengan ukuran cukup, yaitu tidak terlalu besar ataupun kecil. Lalu tanam bibit stek pada lubang tanam dan tutupi dengan tanah campuran pupuk dan sekam, jangan lupa untuk memadatkan tanah serta menancapkan penyangga seperti kayu ataupun besi.
  1. Penyiraman Tanaman Vanili

Penyiraman merupakan langkah penting dalam merawat tanaman vanili, tanaman vanili harus disiram secara rutin agar memiliki buah yang berkualitas, berikut adalah cara menyiram vanili dengan benar :

  • Perhatikanlah terlebih dahulu kondisi tanah pada lahan tanam ataupun pot. Penyiraman dilakukan sesuai tingkat kekeringan tanah. Usahakan tanah tidak terlalu kering namun juga tidak terlalu basah.
  • Pada saat menanam vanili sesuaikanlah dengan kondisi cuaca, jika sedang hujan maka anda hanya perlu menyiramnya sekali, bahkan tidak perlu menyiramnya jika kondisi tanah masih lembab, Normalnya anda hanya perlu menyiram vanili sebanyak 2 kali sehari dan sesuaikan dengan kekeringan tanah. 
  1. Pemeliharaan Tanaman Vanili

Pemeliharaan tanaman vanili meliputi penyiangan, pemberian mulsa, perbaikan guludan, dan pemangkasan.

Penyiangan dilakukan sebulan sekali, dan pada musim kemarau tidak diperlukan penyiangan Sebaiknya penyiangan di sekitar perakaran tanaman, dilakukan dengan tangan.

Tanaman vanili tidak tahan kekeringan sehingga diperlukan mulsa/bahan organik lain. Untuk mengatasi bahaya genangan air, perlu dibuat parit-parit kecil untuk pengaliran air di sekitar tanaman vanili. Pengaliran air ini akan mempergiat pertumbuhan tanaman dan mempercepat perkembangan bunga/buah, sehingga mutu buah akan lebih baik. 

Lakukan pula perbaikan guludan dan saluran pembuangan air

Ukuran guludan dipertahankan dengan cara mengikis tanah di sekitarnya dan membumbunkannya pada guludan. Selama melakukan kegiatan di kebun diusahakan tidak melukai tanaman vanili. Menjelang musim penghujan, saluran-saluran air pembuangan perlu diperbaiki agar air dapat mengalir dengan lancar sehingga kebun tidak tergenang.

Lakukan pula pemangkasan tanaman vanili, pemangkasan ini meliputi :

Pemangkasan bentuk

Potonglah 15 cm bagian ujung tanaman vanili yang dilengkungkan dan sisakan tiga cabang yang baik untuk dipelihara.

Pemangkasan produksi

Tanaman vanili pada umumnya mulai berbunga pada umur 24-36 bulan setelah tanam, namun keluarnya bunga ini perlu dirangsang terlebih dahulu dengan cara pemangkasan. Potonglah 2-3 ruas pucuk tanaman menjelang musim berbunga (2-4 bulan sebelumnya) dan lakukan juga pemotongan pucuk setelah berbunga untuk menyempurnakan pembuahan.

Pemangkasan peremajaan

Dilakukan segera setelah tanaman selesai dipanen, yaitu dengan memotong cabang-cabang yang telah selesai berbuah untuk merangsang keluarnya tunas baru. Dengan demikian tanaman menjadi remaja dan berpotensi kembali.

  1. Pemupukan Tanaman Vanili

Tanaman vanili sebaiknya dibudidayakan secara organik dengan memberikan pupuk kandang sapi atau kambing sebanyak 5-10 kg/pohon pada awal dan akhir musim penghujan. Apabila tidak dibudidayakan secara organik, pemupukan dapat ditambah dengan pupuk an oragnik berupa pupuk daun maupun pupuk yang diberikan melalui tanah. Pupuk daun diberikan setiap 1-2 minggu sekali. Selama musim penghujan pupuk diberikan pada pagi hari dan sore hari pada saat udara cerah. Dosis pupuk daun yang diberikan 8-10 g/liter air tergantung kondisi tanaman. Pemupukan melalui tanah diberikan pada awal dan akhir musim penghujan. Pemberian pupuk dilakukan dengan disebar secara merata di daerah perakaran vanili kemudian ditutup dengan tanah. Dosis pupuk untuk tanaman berumur kurang dari dua tahun adalah 20-40 g urea, 35-70 g TSP dan 40-80 g KCl per tahun. Untuk tanaman berumur lebih dari dua tahun adalah 40-80 g urea, 70-140 g TSP, dan 80-160 g KCl per tahun.

  1. Panen Vanili

Anda dapat memanen vanili setelah tanaman berumur kurang lebih 2 hingga 3 tahun setelah masa tanam dan setelah itu, panen dapat dilakukan selama setahun sekali dengan waktu panen 2 hingga 3 bulan penuh. Buah vanili yang siap panen memiliki buah berwarna hijau dengan pucuk yang berwarna kuning.

Sumber :www.kampustani.com

Penulis : Ir. Sitty Ahra, Penyuluh Pertanian Madya/ Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah

Friday, February 26, 2021

FRP Bypass samsung terbaru

FRP Bypass samsung terbaru.

Untuk type hape samsung keluaran terbaru ada beberapa langkah untuk mem-bypass jika kita lupa keamanan, pola, ataupun lupa password google. Karena setelah kita melakukan flashing/reset handphone maka kita akan dibawa kedalam sebuah pengaturan awal. 

Langkah pertama dengan mencabut-pasang kartu sim saat proses flashing selesai. Namun seringkali kita mengalami kegagalan dengan cara ini.

Langkah kedua dengan bantuan komputer/PC dan sebuah aplikasi yang saya beri nama Bypass FRP 2020. Disini saya telah beberapa kali gunakan untuk membypass handphone samsung dan ternyata berhasil.

Adapun aplikasi tersebut beserta langkah2nya tidak dapat saya uraikan disini dikarenakan privasi. Silahkan bagi sobat yang membutuhkan kontek langsung via email/WA. (gratis)

DEMIKIAN ARTIKEL INI SEMENTARA, UNTUK KELANJUTANNYA SECARA DETAIL INSYA ALLAH AKAN SEGERA SAYA TULIS DALAM BLOG INI